Kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Siswa Baru

Orientasi siswa baru penting dilaksanakan karena merupakan kegiatan yang sangat strategis dalam pembinaan kesiswaan yang bertujuan mengantarkan siswa untuk beradaptasi di sekolah. Pada saat orientasi siswa baru, siswa belajar mengenal lingkungan sekolah yang baru, teman baru, guru baru, budaya belajar, tata tertib sekolah, dan lain-lain. Saat itu, siswa juga dibekali materi kepribadian, Adiwiyata, keterampilan, dan ketangkasan. Jadi, kegiatan orientasi siswa baru diharapkan dapat membantu siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah secara cepat.

Yang perlu diperhatikan, orientasi siswa baru bukan perpeloncoan siswa baru. Panitia dan pembina orientasi siswa baru dilarang melakukan tindakan yang bersifat perpeloncoan, baik secara fisik maupun psikis. Perpeloncoan fisik antara lain pemberian hukuman atau perlakuan yang mengarah pada penganiayaan, sedangkan perpeloncoan psikis antara lain tindakan atau perintah yang dapat mempermalukan atau mempersulit peserta orientasi siswa baru. Misalnya, peserta orientasi siswa baru harus mengenakan ”atribut” tertentu, membawa ”benda” tertentu, atau mencari ”hal” tertentu yang tidak mendidik.

 

Tujuan orientasi siswa baru adalah sebagai berikut:

1. Agar siswa mengenal lebih dekat mengenai diri mereka sendiri di tengah-tengah lingkungan barunya.
2. Agar siswa mengenal lingkungan sekolah, baik lingkungan fisiknya maupun lingkungan sosialnya.
3. Pengenalan lingkungan sekolah sangat penting bagi siswa dalam hubungannya dengan:
a. Pemanfaatan semaksimal mungkin layanan yang diberikan oleh sekolah.
b. Sosialisasi diri dan pengembangan diri secara optimal.
c. Menyiapkan siswa secara fisik, mental, dan emosional agar siap menghadapi lingkungan baru sekolah.

Tinggalkan Balasan